Friday, June 01, 2007
Lagi Confuse
ser1
Kegiatan ini berawal dari pertemuan saya dengan Sunardi, salah seorang guru komputer di SMA yang kebetulan juga menghonor di SMK Kodeko tempat saya menyelenggarakan test TOEIC untuk SLTA di Batulicin beberapa waktu lalu. Ternyata dari perbincangan kecil diwujudkan menjadi kegiatan yang lumayan besar. Salut saya dengan Kepala SMAN 1 Kelumpang Hilir yang langsung menyambar ide yang dilontarkan Sunardi. Tanpa membuang waktu hanya berselang satu minggu beliau langsung menghubungi saya dan meminta kesediaan saya sebagai nara sumber pada kegiatan workshop yang akan dilaksanakan segera. Karena menurutnya kegiatan ini sesuai dengan yang diangan-angankannya. So, ok jadinya.
Awalnya kegiatan ini hanya untuk intern SMA saja, artinya peserta hanya sebatas guru-guru dan siswa SMAN 1 Kelumpang hilir saja. 3 hari menjelang pelaksanaan, ketua panitia yang juga kepsek, menghubungi saya dan mengabarkan bahwa peserta akan bertambah dikarenakan ada guru dari luar yang akan ikut,yaitu guru-guru SD dan SLTP dan SLTA di sekitarnya. Saya okekan saja, karena saya pikir mungkin ga terlalu repot deh. Tak tahunya setelah saya sampai sana, dinformasikan peserta berjumlah lebih dari 60 orang dengan beragam latar belakang ilmu dan kemampuan. Ada yang sudah bisa main komputer,tapi lebih banyak lagi yang buta sama sekali. Wah ini dia tantangannya. Padahal konten dari workshop sendiri sangat fantastis, ”pembelajaran inovatif menggunakan model-model belajar dan pengaksesan data sekolah melalui internet”. Hebat ngga? Jelaslah. Masalahnya ialah bagaimana atau tepatnya apa yang mesti saya sampaikan sementara komputer aja belum kenal, boro-boro ngomongin data base dan internet. Nah, justru inilah yang membuat saya yakin workshop ini akan menambah pengalaman saya yang tidak akan saya dapatkan di kampus dulu.
Tanggal 29 sore saya beserta 5 murid berangkat menuju lokasi dengan menggunakan 3 buah sepeda motor. Ternyata perjalan yang saya perkirakan 3 jam benar-benar tercapai, kalo ga bisa malam dan susah nemuinnya. Pas sampai langsung disambut pak kepsek yang juga sahabat lama saya, Drs. Mahyudin. Tanpa buang waktu saya langsung cek alat dan memprint modul-modul yang akan di bagikan. O ya, saya beserta murid lelaki ditempatkan di ruang UKS, sementara 2 murid putri ditempatkan diruang dekat rumah dinas kepsek.
Cuaca yang panas banget dan berdebu batu bara plus nyamuk dan ada kotoran kucing, ga lama kemudian listrik mati. Yah ... welcome to jungle guys Pas mau mandi, ternyata air bersih sulit didapat dan yang ada air hujan hasil tampungan. Kekeekkke.....kek..... desonya polll... masih adalagi, lampu di wc sekolah mati. Tapi sesuai kata guru bangsa kita di republik mimpi, Gus Pur, pokoknya enjoy aja, gitu aja kok repot...
nanti disambung lagi ceritanya.
Sweet Memories in Banjarbaru
Saturday, May 05, 2007
bidakara
Walau selisih (yang lebih tepat mah terlambat ding) setahun, tapi gwe salut ama mereka. Mereka ikut kegiatan ini dan mempresentasikan thesis mereka. Tahun lalu saya masih setengah jalan ketika konferensi ini berlangsung. Untung sekali mereka. Juga masuk ke majalah e-Indonesia lagi. Gileee lu pada...
ada hal gokil yang perlu diceritain di sini. hendra sms gwe karna punya piling klo gwe ada di cibinong plus die waktu makan siang dengan iwan pada saat break di Hotel Bidakara keingetan gwe. Hal yang mereka inget adalah, “Nih klo ada si Nyoman bisa abis ditilepin nih Wan!” dasar gokil luh 'ndra, emangnya gwe tukang nimpe, yang ada mah elo yang orang priok noh rajanya ngembat. Back to Laptop, Nah atas dasar ntulah makanya gwe diajakin. Anjrit lo pade men!!!!
Saturday, April 14, 2007
siring Laut Kotabaru
First with Air Asia
Thursday, April 12, 2007
Akses di Starbucks-KL
Lecture from Chiang Mai
pray in King Palace Phra
paklah
Tuesday, April 10, 2007
under the merlion
The Best Moment in the World!
Sunday, April 08, 2007
Lets' Shared Prosperity!!
Perjalanan menyeberangi laut dengan kapal fery memakan waktu 45 menit. Udara cukup cerah setelah semalam hujan dengan lebatnya. Hal ini sangat menguntungkan kami, sebab setelah saya periksa ternyata kardus soal tes tidak dibungkus dengan plastik. Jika kena hujan waktu dalam perjalanan tak dapat dibayangkan akibatnya. Bisa-bisa tesnya batal. Ada beberapa pemandangan yang menarik dari atas kapal fery saya shoot dengan kamera digital. Wah hasilnya bagus juga tuh.
Kira-kira pukul 8.45 sampailah kami di pelabuhan fery Batulicin. Selanjutnya kami harus menelusuri jalan-jalan yang berlubang dan penuh genangan air sejauh 5 km untuk mencapai SMK Kodeco. Adapun arahnya adalah arah menuju ke Provinsi Kaltim. Karena jalan yang licin agak menyulitkan kami untuk memacu kendaraan, sehingga kami baru sampai di lokasi pada pukul 09.10 menit, setelah salah jalan dua kali.
Ternyata, sekolahnya masih terkunci, ga ada orang. Sunyi sepi, senyap ditengah hutan akasia, walah katro tenan iki ker! Where are you falks? Sambil menunggu kami mencoba menghubungi salah seorang gurunya melalui telpon untuk memastikan apakah benar pelaksanaan tes adalah hari ini. Ternyata benar, so kita bisa santai dikit sambil ambil beberapa gambar. Terbayang kepala sekolahnya yang juga sahabat lama saya. Lama sekali saya tak berjumpa. Lebih dari 2 tahun. Kangen sekali rasanya. Tepat pukul 09.30 datanglah guru-guru dan wakil kepala sekolah, wah semuanya saya kenal baik banget, Pak Daelam, Zaenal, dan Wid. Langsung keluar bahasa Javanya, piye kabare Pak? Weleh ndeso tenan dadine. Mau tes inggris kok pengantarnya njowo, katro banget
Dari pak Daelam yang sudah sepuh saya dapat kabar bahwa Pak Yuli sang Kepsek yang sahabat saya, sudah gak jadi kepsek lagi karena ditompo menjadi pegawai negeri dan ditempatkan di SMAN 1 Pagatan, jaraknya kira-kira 20 km dari Batulicin, tapi jalan kesana, ampun.... gak cukup sejam. Dalam hati saya bersyukur juga akan rejekinya Pak Yuli. Yeah ... kapan yah kita dapat berkumpul rapat antar kepsek seperti dulu lagi Pak Yuli? Maybe one day yah pak? Hanya Pak Nanang sudah meninggal tuh.
Kembali ke ... tes TOEIC, ternyata pesertanya membengkak menjadi 110 siswa dan guru, sementara soal yang kami bawa hanya 80 eksemplar. Akhirnya pelaksanaan tes harus dibagi menjadi dua gelombang. Peserta terbanyak ternyata datang dari SMAN 1 Batulicin. Wah .... hebat dan salut untuk panitia di sini dapat menggaet peserta dari SMA sebanyak itu.
Tes gelombang pertama dimulai pukul 10 pagi dan berakhir pukul 12.00 dan dilanjutkan dengan gelombang kedua hingga pukul 14.00.
Setelah selesai langsung kami segera berkemas untuk kembali ke Kotabaru, karena hari sudah mulai gelap dan kalau lambat-lambat, bisa sampai di Kotabarunya malam. Gawat kalau gelap-gelap di tengan hutan. Sesampai di pelabuhan fery Batulicin, hujan turun dengan sangat lebatnya ditambah fery belum datang, jadilah kami harus menunggu satu jam untuk ke pelabuhan Kotabaru. Satu jam menunggu ditambah satu jam perjalan darat. Sampai di rumah pasti sebelum jam 6 sore. Pas perkiraan saya. Tinggal lelah, letih dan bercampur bahagia telah bertemu dan berkangen-kangen serta berbagi pengalaman dan merencanakan kegiatan berikutnya dengan sahabat-sahabat lama yang tetap hangat dan ramah. Ada nyanyi sedih di dasar hati saya, baru bertemu sekitar 3 jam setelah berpisah selama lebih dari 2 tahun, sekarang harus berpisah lagi. Itulah kehidupan, ada perjumpaan pasti ada perpisahan, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Lets us shared prosperity!!!
Tuesday, April 03, 2007
Ada apa dengan Cinta?
Hari ini 3 April 2007 untuk kesekian kalinya gwe puter lagi nih film, wah masih merinding aja rasanya. Gwe ampe bingung menikmati kehebatan film nyang atu ne. Nicholas Saputra, Dian Sastro dan yang lainnya bermain begitu natural disamping kekuatan ceritanya yang gile abis, Jujur Pranoto yang nulis gicu loh :)
Rangga, Cinta, Maura, Mili, Alya, and nyang laennya ampe sekarang tetap berkibar. Yang bikin nyebelin tuh gwe ampe hafal ama puisinya Rangga yang menangin festival puisi tuh. Nih sebagian gwe jabarin
Bosan aku dengan penat
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga di kala ku sendiri ...
Yah Cinta-cinta, sayang gwe ga sempet ngeliat lanjutannya di RCTI. Biasalah sibuk trus waktu itu and gwe agak kurang berkesan ngeliat cara maennya pemeran Rangga, klo ga salah namanya Revaldo (nyang sekarang lagi di Heart Hotel).
Apa sih yang bisa gwe ambil dari nonton film ini? Banyak!!! Saking banyaknya ampe bingung nulisnya. Musiknya kali ye yang oke juga, apalagi lagu ”Tentang Seseorang” yang dinyanyikan oleh Anda waktu di bar pas kencan pertama Rangga dan Cinta.
Weleh ... jadi ndeso banget sih dasar katro luh ....
O ya, nih dah ai capture-in beberapa scene yang menurut gue bener-bener maenin emosi gwe. Sori banget klo kurang bagus, abis gwe cek ga ada web-nya, so dari pada ga adalah ya enjoy aja tuh fotonya.
Thursday, March 15, 2007
Lunch in MBK Bangkok

Mah BoonKrong (MBK), yeah sebuah plasa yang berada di
Kembali ke …(Ah jadi kayak si Tukul Rey … Rey … opo iki?) kita kan lagi ngomongin MBK, oke kembali ke MBK, nih tempat asik banget lantainya mulai ground ampe Klo ga salah 14, isinya souvenir Thailand. Trus khusus lantai 6 ada food courtnya. Nah di sono kite-kite makan siang. Sebelumnya Jirat membelikan kupon makan dan minum yang bisa kita tentukan menunya sesuai dengan fulusnya. Wah gwe makan roasted meal asoik banget, minumnya the hijau jepang trus penutupnya, ketan pake durian Bangkok yang terkenal yaitu si Montong, glek… glek… banget deh ingin lagi jadinya. Wah udah kebayang harumnya.
Selesai makan siang, kira-kira jam 4 sore Jirat mengantar kami ke
Tuesday, March 13, 2007
About Paper Presentation
Sesuai jadwal yang kami terima, maka gwe dapet jatah tampil di hari ke dua pada presentasi ketiga di ruang Pinnoi. Sekalinya puyeng juga nyari ruangnya. Ada dilantai 4 men, gokil deh. Untung kite-kite sempet nanyain ke panitia dulu, klo nggak wah bisa garing neh …
Mirip kaya studio film. Dingin banget, kegedean ac nya. Moderatornya seorang wanita yang mo jadi Doktor bentar lagi di Ausie sono. Orangnya asik. Cuma sayang, in our opinion the committee was wrong to arrange the groups! Can you imagine, its only 10 or less participants for every groups. So, its’ quiet conference. Oh, Dear Amornvan you have made us not comfort.
After Presentation
Teacher Empowerment through e-Learning Model
By Indonesian team
(I Nyoman Rudi Kurniawan, Asri Widiapsari, Lestyani Yuniarsih)
Abstract
Teacher has a strategic role in education. High students’ achievement has a close relation to the quality, commitment, and professionalism of the teacher. Since one of the characteristics of being professional teacher is using ICT in teaching learning process, the effective way of teacher empowerment is using e-learning. This paper describes what are e-learning model teacher and its contribution to teacher empowerment.
Key Words: teacher empowerment, e-learning, e-learning model teacher
Mesjid Putra Jaya
Nih foto diambil pada halaman bagian dalam Mesjid Putra Jaya di Putra Jaya, ituloh pusat pemerintahan Negara Malaysia. Tempatnya asik dan ramai, sarana pemerintah sekaligus tempat hiburan rakyat. Bersih dan rapi menggambarkan kecerdasan intelektual para pemimpinnya. Cuma, puanasnya itu lo. Panas sekaleee...
Foto bersama para gadis, Ms. Lestyani, Sofi, dan Lily
Kita Lebih Disiplin Than Thai
Konferensi e-Learning di Thailand

Sunday, March 11, 2007
Akses Internet di KL


Semalam di Malaysia

Sunday, February 25, 2007
Pranata cara
Saturday, February 24, 2007
Sense of Multimedia
Monday, February 19, 2007
Monday, February 12, 2007
Ke Bangkok yu...
Lama Ga Nulis
Banyak yang mau saya tulis tentang traveling ini. Nanti aja dulu deh soalnya ni lagi ngurusin worksop ke Bangkok.
Wednesday, January 03, 2007
SEMANGAT SHARED PROSPERITY
Berawal dari kegelisahan saya melihat kegiatan belajar mengajar di Kotabaru yang cenderung tak ada kemajuan, saya berasumsi bahwa keadaan akan lebih parah terjadi di desa-desa terpencil yang jauh dari Kotabaru. Untuk itu, dalam mengisi liburan akhir tahun ini dan menyambut hari libur sekolah, maka saya beserta beberapa teman, ada Dokter spesialis, Kapolsek, dan ada penyuluh, serta 2 orang siswa SMK mengadakan kegiatan pengenalan komputer ini. Dan agar kegiatan yang direncanakan berlangsung dua hari ini berjalan dengan keceriaan juga diselingi dengan kegiatan-kegiatan dalam bentuk permainan dan informasi dari dunia kepolisian.
Peserta berjumlah 20 orang, saya mengambil siswa yang paling rendah telah kelas 5 SD dan maksimum SMP. Siswa yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan dari masing-masing desa. Kegiatan ini berlangsung di Desa Megasari. Pertimbangannya adalah sudah ada akses yang tidak terlalu mengundang resiko juga kesediaan aliran listrik yang tentunya sangat terbatas sekali sehingga digunakan generator untuk memperkuatnya. Listrik yang tersedia hanya 900 watt. Jelas tidak cukup, alat yang akan kami gunakan adalah 2 PC, 2 Laptop, dan sebuah LCD Sony. Bahan–bahan pelatihan seperti modul dan hand out kami perbanyak secara swadana. Kami sudah bertekad untuk tidak membebani para peserta. Peserta hanya diwajibkan membawa perbekalan untuk diri masing-masing.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 sampai 22.00 wita. Pukul 11.00 mereka akan break untuk memasak makan siang. Begitu juga pada pukul 17.00 mereka akan memasak makan malam.
Hal-hal yang membuat kami bahagia adalah perhatian dari para orang tua yang memberikan perhatian dan bantuan selama kegiatan berlangsung. Sayur-sayuran segar, buah mangga dan durian, tiada hentinya. Pokoknya mengasikan sekali.
Suatu hal yang tak ternilai ketika murid-murid saya mendapat makna dari kegiatan ini, yaitu mereka sangat mensyukuri keadaan mereka sekarang dikarenakan masih sangat banyak teman-teman mereka yang masih perlu perhatian.
Pelajaran lain yang kami dapat adalah perlunya persiapan dan perhitungan yang matang akan situasi dan kondisi yang ada. LCD SONY yang kami bawa terbakar (untung pas mau selesai) dikarenakan generator yang kami gunakan mengasilkan tegangan yang tidak konstan, sementara stavol milik warga yang kami gunakan ternyata tidak berfungsi dengan baik. Untung ada pak Dokter yang secara finansial mampu menanggulanginya. Lain kali kami harus membawa stavol sendiri ataupun UPS yang handal. Sebab ternyata sudah ada dua desa yang sudah menunggu untuk di datangi. Jaraknya jauh dan harus menyebrang lautan. Mau Ikut?














