Ship itu kapal laut,
Laut itu biru,
Biru itu rindu,
Rindu itu virus,
Virus itu Slank,
Slank itu slenge'an,
Slenge'an itu Slanker,
Slanker itu bukan Gue,
Gue itu seneng lagu-lagu Slank,
Tapi Gue bukan Slanker,
Pissss Men...
Thursday, August 23, 2007
About Ship
Give a Response, please!!!
Monday, August 20, 2007
Personil Kecamatan
ataskapal
Monday, August 13, 2007
Waiting For Godot
Friday, August 10, 2007
Puredalem
Ada banyak hal yang membuka wawasan saya cuma agak keganggu dengan debatnya si Om Rai yang terus nyerocos membantah. Weleh-weleh Ngujang Keto ji?
mangap
Kelas 1 MM yang....
Oke bagi yang dapat membaca tulisan ini coba beri komentar. Ayo-ayo...
Tuesday, August 07, 2007
I'net Gratis Telkom Kotabaru
Sunday, August 05, 2007
Bingung Mo Nulis
Berantakan jadinya, untung sekarang dah beres.
Ngajar nggak tentu mata pelajarannya. Apa sih? Visual efek? Software web? atau apa sih? huh... bete .....
Rencana ke Bali? kok masih belum jelas banget.
Nunggu kabar dari Taipe (Taiwan) tentang proposal untuk guru bahasa Inggris? belum ada jawaban.
Akses internet, dial-up? Wah lelet sekali (meniru ucapan rekan Bang Jay yang baru wisuda).
Udah dulu deh.
Saturday, July 21, 2007
Friday, July 20, 2007
STEI with Me
Hari rabu, 18 juli saya ke kampus ITB untuk berdiskusi dengan Pak Kus dan Bu Acik. Utamanya sih mau reunion dengan teman sekos, Suhendra dan Iwan (selain itu berharap ketemu dengan kawan2 lain, eh hanya Pa Dasril). Bertiga kita menemui Bu Acik dan Pak Kus. Diskusinya banyak plus nggosip bareng ibu tentunya.
Saya bahagia sekali, terlebih melihat rekan Suhendra dan Iwan begitu bersemangat berfoto-foto, buat kenang-kenangan katanya
Ok guys, selamat wisuda yah doaku menyertaimu untuk kesuksesan hidup dan kehidupanmu. The real battle’s has been waiting you. Don’t ever give up.
Mba Dewi, Harry Ryana, Hari Tjahyono, Pak Edi, Harto Jago, dan yang lainnya, “Kita sudah di ujung penantian, akankah kita tertegun dan berpaling di batas jalan?”
Harry Potter
Film ini berdasarkan episode Harry Potter and The Order of The Phoenix terbitan tahun 2004. saya kebetulan membeli novelnya, akan tetapi sayangnya tidak pernah membacanya hingga sekarang. Saya ingat novel itu saya beli di
Harapan tinggal harapan, sibuk dan sibuk sekali waktu itu. Sampai tiba masanya, September 2004 saya harus masuk kuliah di Bandung, maka berakhirlah informasi kelanjutan Harry potter.
Untunglah di tahun 2007 ini filmnya sudah keluar dan saya berkesempatan untuk menyaksikannya bersama istri. Karena saya belum membaca novel agak sulit saya membandingkan alur ceritanya. Terlepas dari itu semua, pokoknya film Harry Potter mah hebring pisan euy.
PSB SMP Bogor
Akhirnya saya tetapkan untuk mendaftar ke SMP yang tidak begitu jauh dari rumah. Seperti saya duga, keponakan saya diterima dengan sangat mulus. Surat pengumuman disertai dengan undangan pertemuan dari komite sekolahnya keesokan harinya untuk membicarakan program-program komite. Besar sekali harapan saya untuk menghadiri acara tersebut. Entah sayanya kebesaran ekspektasi atau memang sekarang sudah jamannya. Pertemuan tersebut sama sekali tidak membahas terlebih-lebih menjelaskan kesiapan sekolah untuk membina calon siswanya. Dan yang lebih membuat saya gundah terjadi tawar menawar harga uang masuk. Hingga akhirnya diputuskan Rp. 1,5 juta diluar seragam dan buku-buku. Hingga kalau ditotal mah hampir 2,5 juta.
Duh gusti bagaimana orang yang tidak punya uang yah? Tuhan memang Maha Adil, a few years ago I as a decision maker, now I am a common people which be on the fence.
Die hard 4.0
Di depan saya duduk ada dua orang bule yang ikut nonton, ada beberapa dialog yang mereka tertawa terpingkal-pingkal, tetapi kita ga ngeh, ngetawain apa mereka. Patut diduga mereka mentertawakan istilah-istilah yang ada pada dialog tersebut yang sangat amerikani (klo jawa yah njawani). Yah.. kita sih hanya yang vulgar aja ketawanya. Ternyata segitu aja kemampuan bahasa Inggris saya, pantes saja toefl di ITB 3 kali ga lulus-lulus, di UPI 1 kali ga lulus juga yah... nasib.
Mall Taman Anggrek
transformer
Wednesday, July 11, 2007
Lomba Website
Sebenarnya sih yah ... bisa saja saya tugaskan murid-murid saya mendesain lalu didiskusikan bersama, but sometimes I feel our works are make me up the wall. Who will give good appreciate to what We have done?
Udah dulu ah.. ni mo berangkat nonton Die Hard 4.0 atau Harry Potter bareng istri (sorry banget mba 21 :))
Friday, July 06, 2007
The Police Maniac
Saya ingat waktu saya kelas 2 STM, pas lagi gila-gilanya musik punk, eh ga taunya datang polisi dengan ide musik baru, New Wave. Lagunya asoik buanget. Cuma sayang hanya (klo ga salah) tiga album saja, yang terakhir Synchronicity
dengan hitsnya Wrapped around your finger. Wah jadi kangen dengan lengkingannya si Sting yang agak ditiru si Once Dewa 19. Semoga album reuninya cepat keluar.
Apa rekan saya Mba Dewi kenal ga or tepatnya pernah ga ngalamin era New Wave? May be kali yah? Udah dulu ah semoga aja musiknya ga jadul-jadul amat untuk era sekarang yang penuh dengan Metallllllllll..........
Sunday, July 01, 2007
Jakarta fair 2007
Keliling-keliling, coba-coba, tapi beli nggak. It's Ok. the most importent thing is I have made my wife happy.
Festival Komputer di JCC
Ini foto istri saya sedang mencoba laptop yang akan kami beli.
Sunday, June 24, 2007
Fantastic 4
For my lovely wife, everything I do,I'll do it for you baby!!!
Wednesday, June 20, 2007
Hadji Damopolu
Beberapa hari lalu ketika di televisi penuh dengan siaran Copa Dji Sam Soe, istri saya menganjurkan untuk menyaksikan langsung salah satu pertandingan di lapangan dekat rumah itu. Saya bilang, ”malas ah takut ribut dan harus bayar lagi enakan di TV!!” Ternyata kata mertua saya ga bayar, dan juga mendorong saya untuk menyaksikannya. Yah sudahlah saya berjalan menuju lapangan. Sayup-sayup terdengar ada siaran langsung pandangan mata (istilah RRI dulu) dari pertandingan tersebut. Wah asik juga nonton sambil mendengarkan siaran pandangan mata, yang begini nih gak bakalan ada di Liga Indonesia. Cepat saya melangkah, dan ternyata suara penyiarnya mirip penyiar Nus Tuwa Nahkota (sekarang di TVRI Surabaya). Dengan agak ragu saya mulai mendekat pintu masuk samping sebuah TK, ternyata ga bayar! Asoy ngirit duit, juga saya langsung berada disamping penyiarnya. Makin asik juga.
Lama sekali saya pandangi penyiarnya, yang pasti ga sama dengan penyiar asli-wong inikan hanya untuk didengarkan diseputar lapangan sahaja. Dari topi yang dikenakan saya baca namanya Hadji Damopolu. Heheheh ... geli jadinya, kaya orang Kotabaru dari gayanya bicara. Bugis mania. Tapi, memang mengasikkan.
Pertandingan sendiri antara Persika Sukahati melawan GRPC berakhir dengan skor 2 – 1. tapi yang paling berkesan adalah Hadji Damopolu telah membuka ingatan saya tentang siaran pandangan mata sepakbola dulu waktu saya kecil dan belum ada siaran langsung sepakbola di TVRI (yang cuma satu-satunya), semua akan terngowoh didepan radio mendengarkan suara-suara Sazli Rais, Syamsul Muin Harahap, Sambas, dan lainnya. Begitu indahnya ketika awal diadakannya Galatama. Favorit saya waktu itu adalah kesebelasan Pardedetex Medan, milik Keluarga Pardede. Pemain-pemainnya bagus dan berkualitas plus pemain asingnya si Jairo Matos (kini dimana yah? Mungkin menangani Harimau Tapanuli) yang bersaing ketat dengan pemain Niac Mitra Surabaya, Fandi Akhmad dari Singapura (kini melatih di Pelita Purwakarta). Pokoknya sangat berkesan dan sangat tidak seimbang jika dibandingkan dengan kondisi sepakbola sekarang yang penuh dengan keributan, tawuran dan aksi-aksi anarkis. Terimakasih Hadji Damopolu, anda telah memberikan saya inspirasi untuk membuat cerita ini.
Itu fotonya, yang dengan gagahnya duduk diatas kursi tinggi yang disediakan panitia. Yah bola dibawa agus di oper kepada wawan, otak atik sebentar dan langsung tembakan ke arah gawang .... dan Ahhhhhhhhhhh .....
Friday, June 15, 2007
Santai di J.CO Botani
Nostalgia Martapura
Ini foto saya ambil dari lapangang eh salah, Pasar Cahaya Bumi Selamat yang dulunya lapangan bola Persemar. Sekarang menjadi pusat penjualan batu permata. Deso abis.
In Syamsuddin Noor Waiting Room
Pokoknya ABCD deh… apa tuh? Aduh Bo… Cape Deh….
Ok deh dah dulu, tuh pesawatnya dah datang. Sriwijaya Air!
Sunday, June 10, 2007
Rumah Pertama
Sekarang harganya sudah berlipat-lipat.
Ngegaya di Pura
NewBie-Linux Yeah...
Pokoknya masih nyebelin, anyway ini memacu saya untuk tetap segera beralih ke Linux, because Linux is the Best!!!!!
Sunday, June 03, 2007
Irwin & ferry are my students too
firstly I would say thanks to them.They showed their best performance for help me in my workshop as assistance. I can't imagine if I do with my self only.
Irwin is a clever student and have big talent for becoming a perfect guy, but he still need more quiet when facing problem. How ever, Ferry is the coolest student that I have. Ferry is a student with big talent too, but as long as study with me, he never give a question or suggestion to solve a problem.
Ok pals, I love you all.
Saturday, June 02, 2007
widya si pemalu
semoga dia dapat lebih matang lagi dalam menuju kedewasaan agar dapat mengalahkan rasa takut yang ada dalam dirinya. Pastinya, dia pasti agak rugikarena kurang berani untuk selalu tampil sempurna di depan audience.
ini foto dia ketika sedang memberikan petunjuk kepada peserta workshop.
Friday, June 01, 2007
Lagi Confuse
ser1
Kegiatan ini berawal dari pertemuan saya dengan Sunardi, salah seorang guru komputer di SMA yang kebetulan juga menghonor di SMK Kodeko tempat saya menyelenggarakan test TOEIC untuk SLTA di Batulicin beberapa waktu lalu. Ternyata dari perbincangan kecil diwujudkan menjadi kegiatan yang lumayan besar. Salut saya dengan Kepala SMAN 1 Kelumpang Hilir yang langsung menyambar ide yang dilontarkan Sunardi. Tanpa membuang waktu hanya berselang satu minggu beliau langsung menghubungi saya dan meminta kesediaan saya sebagai nara sumber pada kegiatan workshop yang akan dilaksanakan segera. Karena menurutnya kegiatan ini sesuai dengan yang diangan-angankannya. So, ok jadinya.
Awalnya kegiatan ini hanya untuk intern SMA saja, artinya peserta hanya sebatas guru-guru dan siswa SMAN 1 Kelumpang hilir saja. 3 hari menjelang pelaksanaan, ketua panitia yang juga kepsek, menghubungi saya dan mengabarkan bahwa peserta akan bertambah dikarenakan ada guru dari luar yang akan ikut,yaitu guru-guru SD dan SLTP dan SLTA di sekitarnya. Saya okekan saja, karena saya pikir mungkin ga terlalu repot deh. Tak tahunya setelah saya sampai sana, dinformasikan peserta berjumlah lebih dari 60 orang dengan beragam latar belakang ilmu dan kemampuan. Ada yang sudah bisa main komputer,tapi lebih banyak lagi yang buta sama sekali. Wah ini dia tantangannya. Padahal konten dari workshop sendiri sangat fantastis, ”pembelajaran inovatif menggunakan model-model belajar dan pengaksesan data sekolah melalui internet”. Hebat ngga? Jelaslah. Masalahnya ialah bagaimana atau tepatnya apa yang mesti saya sampaikan sementara komputer aja belum kenal, boro-boro ngomongin data base dan internet. Nah, justru inilah yang membuat saya yakin workshop ini akan menambah pengalaman saya yang tidak akan saya dapatkan di kampus dulu.
Tanggal 29 sore saya beserta 5 murid berangkat menuju lokasi dengan menggunakan 3 buah sepeda motor. Ternyata perjalan yang saya perkirakan 3 jam benar-benar tercapai, kalo ga bisa malam dan susah nemuinnya. Pas sampai langsung disambut pak kepsek yang juga sahabat lama saya, Drs. Mahyudin. Tanpa buang waktu saya langsung cek alat dan memprint modul-modul yang akan di bagikan. O ya, saya beserta murid lelaki ditempatkan di ruang UKS, sementara 2 murid putri ditempatkan diruang dekat rumah dinas kepsek.
Cuaca yang panas banget dan berdebu batu bara plus nyamuk dan ada kotoran kucing, ga lama kemudian listrik mati. Yah ... welcome to jungle guys Pas mau mandi, ternyata air bersih sulit didapat dan yang ada air hujan hasil tampungan. Kekeekkke.....kek..... desonya polll... masih adalagi, lampu di wc sekolah mati. Tapi sesuai kata guru bangsa kita di republik mimpi, Gus Pur, pokoknya enjoy aja, gitu aja kok repot...
nanti disambung lagi ceritanya.
Sweet Memories in Banjarbaru
Saturday, May 05, 2007
bidakara
Walau selisih (yang lebih tepat mah terlambat ding) setahun, tapi gwe salut ama mereka. Mereka ikut kegiatan ini dan mempresentasikan thesis mereka. Tahun lalu saya masih setengah jalan ketika konferensi ini berlangsung. Untung sekali mereka. Juga masuk ke majalah e-Indonesia lagi. Gileee lu pada...
ada hal gokil yang perlu diceritain di sini. hendra sms gwe karna punya piling klo gwe ada di cibinong plus die waktu makan siang dengan iwan pada saat break di Hotel Bidakara keingetan gwe. Hal yang mereka inget adalah, “Nih klo ada si Nyoman bisa abis ditilepin nih Wan!” dasar gokil luh 'ndra, emangnya gwe tukang nimpe, yang ada mah elo yang orang priok noh rajanya ngembat. Back to Laptop, Nah atas dasar ntulah makanya gwe diajakin. Anjrit lo pade men!!!!
Saturday, April 14, 2007
siring Laut Kotabaru
First with Air Asia
Thursday, April 12, 2007
Akses di Starbucks-KL
Lecture from Chiang Mai
pray in King Palace Phra
paklah
Tuesday, April 10, 2007
under the merlion
The Best Moment in the World!
Sunday, April 08, 2007
Lets' Shared Prosperity!!
Perjalanan menyeberangi laut dengan kapal fery memakan waktu 45 menit. Udara cukup cerah setelah semalam hujan dengan lebatnya. Hal ini sangat menguntungkan kami, sebab setelah saya periksa ternyata kardus soal tes tidak dibungkus dengan plastik. Jika kena hujan waktu dalam perjalanan tak dapat dibayangkan akibatnya. Bisa-bisa tesnya batal. Ada beberapa pemandangan yang menarik dari atas kapal fery saya shoot dengan kamera digital. Wah hasilnya bagus juga tuh.
Kira-kira pukul 8.45 sampailah kami di pelabuhan fery Batulicin. Selanjutnya kami harus menelusuri jalan-jalan yang berlubang dan penuh genangan air sejauh 5 km untuk mencapai SMK Kodeco. Adapun arahnya adalah arah menuju ke Provinsi Kaltim. Karena jalan yang licin agak menyulitkan kami untuk memacu kendaraan, sehingga kami baru sampai di lokasi pada pukul 09.10 menit, setelah salah jalan dua kali.
Ternyata, sekolahnya masih terkunci, ga ada orang. Sunyi sepi, senyap ditengah hutan akasia, walah katro tenan iki ker! Where are you falks? Sambil menunggu kami mencoba menghubungi salah seorang gurunya melalui telpon untuk memastikan apakah benar pelaksanaan tes adalah hari ini. Ternyata benar, so kita bisa santai dikit sambil ambil beberapa gambar. Terbayang kepala sekolahnya yang juga sahabat lama saya. Lama sekali saya tak berjumpa. Lebih dari 2 tahun. Kangen sekali rasanya. Tepat pukul 09.30 datanglah guru-guru dan wakil kepala sekolah, wah semuanya saya kenal baik banget, Pak Daelam, Zaenal, dan Wid. Langsung keluar bahasa Javanya, piye kabare Pak? Weleh ndeso tenan dadine. Mau tes inggris kok pengantarnya njowo, katro banget
Dari pak Daelam yang sudah sepuh saya dapat kabar bahwa Pak Yuli sang Kepsek yang sahabat saya, sudah gak jadi kepsek lagi karena ditompo menjadi pegawai negeri dan ditempatkan di SMAN 1 Pagatan, jaraknya kira-kira 20 km dari Batulicin, tapi jalan kesana, ampun.... gak cukup sejam. Dalam hati saya bersyukur juga akan rejekinya Pak Yuli. Yeah ... kapan yah kita dapat berkumpul rapat antar kepsek seperti dulu lagi Pak Yuli? Maybe one day yah pak? Hanya Pak Nanang sudah meninggal tuh.
Kembali ke ... tes TOEIC, ternyata pesertanya membengkak menjadi 110 siswa dan guru, sementara soal yang kami bawa hanya 80 eksemplar. Akhirnya pelaksanaan tes harus dibagi menjadi dua gelombang. Peserta terbanyak ternyata datang dari SMAN 1 Batulicin. Wah .... hebat dan salut untuk panitia di sini dapat menggaet peserta dari SMA sebanyak itu.
Tes gelombang pertama dimulai pukul 10 pagi dan berakhir pukul 12.00 dan dilanjutkan dengan gelombang kedua hingga pukul 14.00.
Setelah selesai langsung kami segera berkemas untuk kembali ke Kotabaru, karena hari sudah mulai gelap dan kalau lambat-lambat, bisa sampai di Kotabarunya malam. Gawat kalau gelap-gelap di tengan hutan. Sesampai di pelabuhan fery Batulicin, hujan turun dengan sangat lebatnya ditambah fery belum datang, jadilah kami harus menunggu satu jam untuk ke pelabuhan Kotabaru. Satu jam menunggu ditambah satu jam perjalan darat. Sampai di rumah pasti sebelum jam 6 sore. Pas perkiraan saya. Tinggal lelah, letih dan bercampur bahagia telah bertemu dan berkangen-kangen serta berbagi pengalaman dan merencanakan kegiatan berikutnya dengan sahabat-sahabat lama yang tetap hangat dan ramah. Ada nyanyi sedih di dasar hati saya, baru bertemu sekitar 3 jam setelah berpisah selama lebih dari 2 tahun, sekarang harus berpisah lagi. Itulah kehidupan, ada perjumpaan pasti ada perpisahan, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Lets us shared prosperity!!!
Tuesday, April 03, 2007
Ada apa dengan Cinta?
Hari ini 3 April 2007 untuk kesekian kalinya gwe puter lagi nih film, wah masih merinding aja rasanya. Gwe ampe bingung menikmati kehebatan film nyang atu ne. Nicholas Saputra, Dian Sastro dan yang lainnya bermain begitu natural disamping kekuatan ceritanya yang gile abis, Jujur Pranoto yang nulis gicu loh :)
Rangga, Cinta, Maura, Mili, Alya, and nyang laennya ampe sekarang tetap berkibar. Yang bikin nyebelin tuh gwe ampe hafal ama puisinya Rangga yang menangin festival puisi tuh. Nih sebagian gwe jabarin
Bosan aku dengan penat
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga di kala ku sendiri ...
Yah Cinta-cinta, sayang gwe ga sempet ngeliat lanjutannya di RCTI. Biasalah sibuk trus waktu itu and gwe agak kurang berkesan ngeliat cara maennya pemeran Rangga, klo ga salah namanya Revaldo (nyang sekarang lagi di Heart Hotel).
Apa sih yang bisa gwe ambil dari nonton film ini? Banyak!!! Saking banyaknya ampe bingung nulisnya. Musiknya kali ye yang oke juga, apalagi lagu ”Tentang Seseorang” yang dinyanyikan oleh Anda waktu di bar pas kencan pertama Rangga dan Cinta.
Weleh ... jadi ndeso banget sih dasar katro luh ....
O ya, nih dah ai capture-in beberapa scene yang menurut gue bener-bener maenin emosi gwe. Sori banget klo kurang bagus, abis gwe cek ga ada web-nya, so dari pada ga adalah ya enjoy aja tuh fotonya.


