Monday, December 08, 2008

Apa yang Kau Cari Palupi?

Sebuah judul cerita ketika saya masih kecil. Cerita yang menarik dan berkesan. Pertanyaan itu pula yang terbersit dalam benak saya untuk sahabat saya. Sebut saja Palupi. Rekan kerja saya, sudah sepuh, kalau mungkin kita samakan dengan lagunya Sawung Jabo, Pak Tua. Saya ingin sekali memperdengarkan lagu ini kepadanya. Kau sudah berumur dan akan segera memasuki masa pensiun, but... kelakuanmu itu ... sangat membuat saya galau. Menurut saya, seharusnya di usiamu yang sudah sepuh ini, cukuplah sudah kau kurangi atau kalau mungkin menghentikan sepak terjangmu yang tanpa kau sadari sering sangat melukai orang banyak. Ketika orang hendak berurusan, kau tak ada, ketika kau ada, tak semudah perkiraan untuk menemuimu. Banyak alasan darimu untuk menghindar dan memberikan kesan yang ekslusif kepada orang yang akan menemuimu, even orang tersebut sudah berhari-hari mencarimu. Saya terkadang menangis dalam hati melihat caramu menerima tamu, sungguh sangat melukai hati. Maaf, bukan maksud saya menghakimimu Palupi, pastinya saya hanya dapat menuliskan ini dengan harapan kau dapat tersadar ketika membacanya, hanya harapan saya. Atau kau akan terbakar emosimu, seperti biasanya, yah.. terserahlah. Pastinya kalau kau marah dan terkungkung emosimu, maka akan semakin banyak energimu terkuras hanya untuk mengumbar nafsu binatangmu.

Di hari rayamu ini, kutuliskan curahan hatiku dengan harapan kau segera tersadar akan hidup dan kehidupanmu dan segera melakukan hal-hal baik bagi dirimu dan orang lain.

Selamat memasuki usia pensiun Palupi, semoga kau dapat segera menjalani kehidupan yang penuh berkah dan segera menemukan keindahan dalam berkeluarga dan berkehidupan. Wish you get all The Best.

2 comments:

  1. baik bagi kita belum tentu buat orla. itulh yg tkadang membuat kita alfa utk bertanya apalagi menyadari apa yg kt tlh kt perbuat. sikap sifat mgkn bs jd darah dlm daging hingga kt tak tahu memilah baik buruk. cara terbaik adalah mengingatkan dgn santun + laku, pun demikian hendaknya saya diperlakukan. sy sungguh tak sependapat bila org yg sehaluan itu adalah org yg sama agamanya sama statusnya apalg materinya. hal itu yg bs membuat jarak utk menyamakan langkah. trmkasih pa atas postingnya, jd ingat diri sy. thanks 4 u support

    ReplyDelete
  2. Inget lagunya Michael jackson aja deh. Heal The World, asik banget mendengarkan dan menghayati maknanya.

    ReplyDelete

Be a good person, please!!